Return to site

7 Tips Memaksimalkan Masa-masa Kuliah oleh Mahasiswa FEB Universitas Gadjah Mada

· Blog,Cerita Komunitas

“The purpose of life is not to be happy. It is to be useful, to be honorable, to be compassionate, to have it make some difference that you have lived and lived well.”

- Ralph Waldo Emerson

Kira-kira itulah quote yang mengubah arah hidupku 3 tahun yang lalu. Perkenalkan, namaku Afrizal Hakim (Rizal), mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM). Tahun ini aku memasuki tahun terakhir kuliah dan apabila lancar (amin), tahun depan aku akan meninggalkan bangku perkuliahan di UGM.

Di kala mendekati kelulusan ini, rasanya ada banyak hal yang ingin kuceritakan pada teman-teman mahasiswa lainnya. Alhamdulillah, aku termasuk mahasiswa yang cukup beruntung karena sempat mencicipi beberapa prestasi dan beasiswa sewaktu kuliah. Harapanku, cerita ini bisa menginspirasi teman-teman untuk memaksimalkan potensinya agar bisa menjadi seorang high achiever sewaktu kuliah. Nah, berikut tips dan trik dariku agar masa kuliah teman-teman bisa jadi jauh lebih berfaedah. Check it out!

1. Gabung organisasi sebanyak-banyaknya!

Salah satu kesalahan terbesar yang aku lakukan di awal kuliah adalah menunda untuk mengikuti organisasi. Aku baru ikut organisasi waktu semester 3, sehingga tahun pertama kuliah aku habiskan dengan gabut alias tidak banyak kegiatan. Bisa dikatakan, dari situlah kehidupan perkuliahanku berubah 180 derajat.

Di organisasi, aku bisa mendapatkan banyak teman yang lebih dari sekadar teman kuliah biasa. Aku bisa mendapatkan teman yang menemaniku untuk ikut lomba, dan aku juga bisa mendapatkan banyak link beasiswa.

Di organisasi, kamu akan menemukan banyak teman yang bisa membantumu untuk lebih berkembang. Maka dari itu, perluas jaringanmu dan carilah banyak teman lewat organisasi!

2. Ikut lomba

Aku pertama kali mengikuti lomba waktu awal semester 3. Cukup terlambat memang, tapi lebih baik terlambat daripada nggak sama sekali, kan? Sampai sekarang aku sudah memenangkan kurang lebih 7 lomba sewaktu kuliah. Apa rahasianya sampai bisa menang beberapa lomba sekaligus? Jawabannya adalah, USAHA!

Jangan pernah malu atau takut untuk kalah. Tidak ada orang yang selalu menang ketika mengikuti kompetisi. Jadi, ketika kamu merasakan kekalahan di awal perjalanan lomba, jangan putus asa. Tetap berusaha dan percayalah kamu akan menang di lomba selanjutnya. Karena “the difference between a master and a beginner is the master obviously has failed more times than the beginner has ever tried.

3. Cari kesempatan beasiswa

Biaya kuliah tidak selalu mahal, kok. Banyak sekali beasiswa yang ditawarkan oleh pihak perguruan tinggi maupun instansi lain untuk membantu meringankan biaya kuliah mahasiswa. Biasanya, kriteria yang dicari ada dua: prestasi yang baik dan keaktifan berorganisasi.  Lumayan kan, kita bisa dapat tambahan uang jajan sekaligus bisa mengontrol prestasi sendiri agar tetap bagus selama kuliah. Jadi, jangan malas buat mendaftar beasiswa di kampus!

4. Cari kesempatan magang

Mau jadi apapun nanti setelah lulus, menurutku magang itu adalah hal yang wajib. Dengan magang, kamu jadi lebih mengenal dunia kerja yang sesungguhnya. Kamu juga bisa belajar bagaimana bersikap secara profesional, serta belajar untuk bekerja dalam tekanan. At least, carilah kesempatan magang yang terprogram dan nggak bikin kamu gabut selama masa magang.

Dulu, aku beruntung bisa mendapat kesempatan magang yang mempunyai banyak value added di Inkompass Global Internship Program, di mana aku bisa belajar banyak tentang industri FMCG. Nah, kamu juga bisa coba untuk magang di perusahaan startup yang bagus, seperti Dana Cita.

5. Bikin suatu project

Punya project sendiri di waktu kuliah bisa jadi hal yang menyenangkan, lho. Project itu bisa macam-macam, dari project sosial, project usaha, atau project untuk mengembangkan bakatmu sendiri.

Banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mengembangkan kemampuanmu. Mengerjakan project, misalnya, akan mengasah kemampuan soft skill-mu agar jadi lebih baik. Selain itu, project-project ini juga bisa jadi nilai plus setelah nanti kamu lulus kuliah, lho. Siapa tahu calon tempat kerjamu atau calon mertuamu akan lebih senang kalau kamu punya inisiatif yang keren waktu kuliah!

6. Cari kesempatan ke luar negeri

Siapa sih yang nggak mau dapat kesempatan belajar di luar negeri secara gratis? Kalau kita mau mencari, sebenarnya banyak sekali lho kesempatan yang terbuka. Program pertukaran pelajar alias student exchange, misalnya. Ada beasiswa JASSO yang bisa biayai kamu untuk kuliah di Jepang, beasiswa Erasmus+ yang bisa bawa kamu belajar ke Eropa, dan ada juga beasiswa lain seperti ASEAN dan YSEALi. Yang harus kamu lakukan cuma mencari dan menyiapkan persyaratan yang diminta sebaik mungkin. Keren banget pasti, kalau masa kuliah kita nggak hanya dihabiskan di dalam negeri saja.

7. Maintain IPK, but don’t forget to have fun!

Yang terakhir dan nggak kalah penting, jaga indeks prestasimu agar tetap di atas standar! Minimal IPK di atas 3 sih harusnya sudah bagus. Yang penting dijaga saja agar tidak sampai terlalu rendah, karena nantinya itu bisa menyulitkan kamu sendiri. Akan tetapi, jangan lupa juga untuk tetap luangkan waktu untuk bermain atau kumpul bersama teman-temanmu. Sebab, masa-masa itulah yang bakal kamu ingat ketika tua, bukan cuma saat sibuk belajar buat ujian. Jadi, balance your college life!

Afrizal Hakim Ahmad Faiz—atau yang bisa disapa Rizal—adalah salah satu Campus Ambassador Dana Cita dari Universitas Gadjah Mada. Selain aktif berorganisasi di dalam kampus dan menambah jejeran prestasinya di berbagai kompetisi tingkat nasional, Rizal juga sibuk menjadi pengajar privat siswa SMA untuk beberapa mata pelajaran.

Terima kasih sudah berbagi dengan Sahabat Dana Cita, Rizal! :)

All Posts
×

Almost done…

We just sent you an email. Please click the link in the email to confirm your subscription!

OKSubscriptions powered by Strikingly